Friday, July 22, 2016

Task [first impressions about WalKel]



Liburan telah usai. Semester barupun dimulai dengan pembagian kelas baru. Tidak terasa sudah hampir satu tahun berada di SMA Negeri 2 Palangkaraya, dan sekarang sudah naik pangkat menjadi kakak kelas XI. Pertama kali masuk ke kelas XI MIPA 5, bahagia melingkupiku. Kenapa? Well, jujur ada setitik rasa bahagia karena sudah saling mengenal, setidaknya hanya perlu beradaptasi pada pelajaran yang baru. Namun, di sisi lain, aku merasa kecewa juga... karena tidak mendapat suasana baru dengan wajah-wajah yang baru.

Waktu itu, tepatnya pada hari Jumat tanggal 22 Juli 2016, kami menunggu panggilan untuk mengambil baju yang akan digunakan untuk kegiatan yang diikuti oleh sekolah. Ketika kami hanyut dalam tawa, temanku tiba-tiba berteriak pada kami dan berkata, “Ey, ada Pak Rudy!” Kami kaget, dan otomatis langsung berdiri dari tempat yang kami duduki tadi. “Bujuran? (Beneran?) Jangan bohong!” Tatapan mata kami langsung menuju ke arah yang dimaksud, di mana Pak Rudy sedang berdiri di depan pintu kelas. Aku tercengang. Antara kaget, takut, dan merasa....horor. Kenapa? Karena Pak Rudy terkenal dengan ketegasan dan kedisplinannya, mungkin bahasa gaulnya itu, guru killer.

Segan. Mungkin kata itu yang lebih tepat untuk menggambarkannya. Dalam hati, aku berpikir, ‘apa Pak Rudy yang akan menjadi wali kelas kami selama setahun ini?’ dan semua itu terjawab, ketika Bapaknya memperkenalkan diri di depan kami semua, dan menjelaskan bahwa Bapaknya akan menjadi wali kelas kami selama kami duduk di kelas XI. Well, itu kejutan di tahun ajaran baru! Selama beberapa menit, Pak Rudy menerangkan aturan-aturan yang harus kami taati sebagai anak didiknya. Sesekali, Bapaknya juga mencoba untuk bercanda pada kami semua, agar suasana kelas tidak terlalu tegang. Kami mendengarkannya dengan seksama, dan mencoba untuk mengingatnya satu persatu.

Satu hal yang membuat aku tercengang adalah.... Demi apa?! Bapaknya seorang gamers! Bahkan, Beliau tahu apa itu permainan ‘Pokemon Go’ yang lagi panas-panas nya di Indonesia, kemudian memiliki beberapa akun media sosial yang aktif, seperti facebook, twitter, blogger, wa, line, instagram, dll. Wah, pokoknya, luar biasa! Salute!


{{Dibalik wajah sangar dan ketegasannya, terdapat suatu kebaikkan bagi kami. Mungkin itu tidak terlihat sekarang, namun buat kami semua di masa depan.}}