Ragam bahasa adalah variasi bahasa yang terjadi karena pemakaian bahasa. Ragam bahasa dibagi menjadi ragam bahasa berdasarkan media pengantarnya, dan ragam bahasa berdasarkan pemakaiannya.
1. Ragam bahasa berdasarkan media pengantarnya.
Penggunaan bahasa berdasarkan media pengantarnya atau sasarannya terbagi atas ragam lisan dan ragam tulis.
2. Ragam bahasa berdasarkan situasi pemakaiannya.
Penggunaan bahasa berdasarkan situasi pemakaiannya dibedakan menjadi ragam formal, ragam nonformal, dan ragam semiformal. Bahasa ragam formal memiliki sifat kemantapan berupa kaidah dan aturan tetap yang bersifat tidak kaku. Ragam formal tetap luwes sehingga memungkinkan perubahan di bidang kosakata, peristilahan, serta mengizinkan perkembangan berbagai jenis laras yang diperlukan dalam kehidupan modern.
Pembedaan antara ragam formal, nonformal, dan semiformal dilakukan berdasarkan: (1) topic yang sedang dibahas, (2) hubungan antar pembaca, (3) medium yang digunakan, (4) lingkungan, dan (5) situasi saat pembicaraan terjadi.
Ada lima ciri yang digunakan untuk membedakan ragam formal dan ragam nonformal, yaitu:
1. Penggunaan kata sapaan dan kata ganti
Dalam ragam formal, biasanya kata sapaan dan kata ganti menggunakan kata Bapak, Ibu, Saudara, Anda atau kita akan menyertakan penyebutan jabatan, gelar, atau pangkat. Penggunaan untuk menyebut diri sendiri menggunakan kata saya atau aku.
Sementara dalam ragam nonformal, yaitu untuk menyapa teman atau rekan sejawat, kita cukup menyebut namanya atau kita menggunakan bahasa daerah. Penggunaan kata ganti aku, menggunakan kata gue, atau ogut.
2. Penggunaan kata tertentu
Dalam penggunaan ragam nonformal akan sering muncul kata nggak, bakal, gede, udahan, kegedean, cewek, bokap, ortu. Dalam ragam nonformal juga sering muncul bentuk penekanan seperti sih, kok, deh, lho. Dalam ragam formal, bentuk-bentuk ini tidak akan digunakan.
3. Penggunaan imbuhan
Dalam ragam formal kita harus menggunakan imbuhan secara jelas dan teliti. Hanya pada kalimat perintah kita dapat menghilangkan imbuhan dalam kata kerjanya (verba). Dalam ragam nonformal, imbuhan seringkali ditanggalkan. Misalnya, pake untuk memakai, nurunin untuk menurunkan.
4. Penggunaan kata sambung atau konjungsi dan kata depan atau preposisi.
Dalam ragam nonformal, kata sambung dan kata depan dihilangkan sehingga dapat menganggu kejelasan kalimat. Dalam ragam semiformal seperti laras jurnalistik kedua kata ini sering dihilangkan.
5. Penggunaan fungsi yang lengkap
Dalam ragam nonformal, predikat kalimat sering dihilangkan. Biasanya pelepasan fungsi terjadi jika kita menjawab pertanyaan orang. Bagian dalam kalimat dihilangkan karena situasi sudah dianggap cukup mendukung pengertian
6. Intonasi
Intonasi hanya dapat ditemukan dalam ragam lisan dan tidak terwujud dalam ragam tulis.
Your Affiliate Money Printing Machine is ready -
ReplyDeleteAnd making money online using it is as easy as 1, 2, 3!
Here's how it works...
STEP 1. Input into the system what affiliate products you want to promote
STEP 2. Add PUSH BUTTON traffic (it ONLY takes 2 minutes)
STEP 3. Watch the affiliate products system grow your list and up-sell your affiliate products for you!
Do you want to start making money?
The solution is right here