1. Etika Ibadah, Etika Berpakaian di bait Allah
·
Semua ajaran
dari ibadah dan berpakaian yang benar didasarkan hanya atas Alkitab. Seluruh
isi kitab suci berasal dari Allah dan bermanfaat untuk mengajar, menunjukan
kesalahan, memperbaiki segala sesuatu, dan mendidik kita untuk melakukan apa
yang benar, sehingga hamba Allah bisa benar-benar sanggup dan siap mengerjakan
segala hal yang baik.
·
Semua hal
memiliki nilai, tidak ada sesuatu yang bebas nilai. Artinya, setiap konteks
memiliki etika dan moralnya, yang sesuai dan yang berkaitan dengan norma-norma
kesusilaan yang berlaku. Menjadi manusia yang bermartabat dan memiliki moral
merupakan suatu pilihan. Dalam hidup ini, manusia memiliki batasan dalam
memagari penampilan, termasuk membatasi penampilan di bait Allah (gereja). Hal
ini terlihat dalam: (1) Pasal 1 Timotius 2:8-15 dijelaskan mengenai sikap orang
laki-laki dan perempuan dalam ibadah jemaat. (2) Yakobus 1:26, (3) Ulangan
22:5, (4) Roma 12:1, (5) Markus 7:7, (6) Ibrani 12:28
No comments:
Post a Comment