1. Pengertian Agama
Agama merupakan suatu fenomena yang selalu ada,
karena manusia menyadari adanya keterbatasan. Sehingga, manusia mencari
seseorang yang lebih darinya, yaitu Tuhan. Agama berasal dari bahasa
Sansekerta, a= tidak, dan gama=kacau. Agama adalah sistem kepercayaan yang di
dalamnya ada Tuhan yang disembah, ada doktrin, ada tata peribadatannya yang
mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan
lingkungannya yang berisikan tentang suatu ajaran, kewajiban, larangan dan perintah Tuhan terhadap manusia.
Dengan tujuan untuk mewujudkan hidup yang tidak kacau, adanya kontrol, adanya
pembatas agar hidupnya sejahtera, teratur dan harmonis.
2.
Fungsi Agama
·
Agama berfungsi
memberikan kedamaian mental atau batin
Kehidupan manusia sangat tidak menentu.
Manusia bergumul untuk hidup ditengah-tengah ketidakpastian, ketidakamanan, dan
marabahaya. Dalam hal ini agama berkaitan dengan ketenangan, kenyamanan, tentram
tidak dipenuhi oleh emosi sehingga situasi ini membuat manusia dapat bertahan
dari segala keadaan. Kedamaian membahas tentang buah-buah roh. Kedamaian itu
ada di hati Tuhan, yang mana yang mengatur alam semesta adalah Tuhan Allah.
Keseimbangan antara Tuhan harus sama dengan keseimbangan antara sesama manusia.
Agama memberi tempat perlindungan yang benar bagi manusia untuk memperoleh
kedamaian mental, sehingga kedamaian itulah yang membuat manusia mampu
menghadapi kehidupan dan masalah-masalahnya.
·
Agama berfungsi
untuk menanamkan kebajikan-kebajikan sosial
Agama berfungsi untuk menanamkan
kebajikan-kebajikan sosial yaitu relasi diri dan sesama manusia. Dalam hal ini
agama membahas mengenai kebenaran, cinta-kasih,
keadilan, kepedulian, dan mengajarkan untuk menanamkan kebaikan dengan sesama
manusia, seperti ajaran Tuhan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu
sendiri.
·
Agama berfungsi
untuk meningkatkan solidaritas sosial
Agama berfungsi untuk meningkatkan
solidaritas sosial. Solidaritas berkaitan dengan kepedulian terhadap sesama
manusia, atau empati bagaimana kita turut merasakan kesedihannya, dan mencoba
untuk mencari solusi dalam membantu. Perayaan natal seharusnya untuk
meningkatkan solidaritas antar sesamaa manusia, bukan untuk jaga image atau pesta
pora.
·
Agama berfungsi
sebagai agen sosialisasi dan kontrol sosial
Sebagai agen sosialisasi yaitu adanya
hubungan manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan Tuhan. Sebagai agen
sosialisasi manusia adanya penyebaran dan penginjilan kebaikan-kebaikan yang
sesuai dengan ajaran-Nya.
Sebagai kontrol sosial, agama berfungsi
sebagai pembatas perilaku manusia dalam hidup bermasyarakat agar sesuai dengan
norma-norma yang berlaku di masyarakat. Dinyatakan dengan adanya hukum kasih
dan 10 Perintah Allah. Sehingga kehidupan manusia lebih terkontrol dan teratur
sesuai dengan ajaran-Nya.
·
Agama berfungsi
untuk mengingkatkan kesejahteraan
Agama juga berfungsi untuk meningkatkan
kesejahteraan. Arti kesejahteraan di dalam Tuhan maksudnya adalah Tuhan
menjadikan kehidupan kita adalah kepala bukan ekor. Hidup sejahtera membuat
kehidupan menjadi penuh kedamaian sehingga tercapainya kesuksesan.
Kesejahteraan rohani maksudnya juga termasuk dalam sejahtera dalam sandang,
pangan, dan papan. Kesejahteraan rohani berarti meningkatkan kehidupan menjadi
lebih baik. Dalam memperoleh kesejahteraan rohani itu, haruslah ada suatu
perjuangan dan pengorbanan. Contohnya sebagai mahasiswa, perjuangannya adalah
dengan kuliah yang benar, jangan bolos dan rajin mengerjakan tugas yang diberikan.
Dan sebagai masyarakat Indonesia, kita harus menaati segala peraturan yang
berlaku serta melakukan segala kewajiban kita sebagai warga negara, yaitu
membayar wajib pajak.
·
Agama berfungsi
untuk memberikan rekreasi kepada manusia
Memberi rekreasi berarti memberikan
suatu refreshing, suatu penyegaran agar kekuatan kita kembali. Adanya
pergumulan, persoalan, dan permasalahan dijalanin saja. Jangan malah menyerah.
·
Agama berfungsi
untuk memperkuat rasa percaya diri
Dalam hal ini kita sebagai manusia yang
beragama harus bisa menghindari kata-kata tidak bisa, minder, malu, dan
kata-kata yang membuat rasa tidak percaya diri itu muncul. Hal itu membuat kita
tidak bisa maju, tidak bisa bersyukur akan diri kita sendiri. Kekuatan dan
kesempatan harus bisa dibaca agar hidup dapat mengalami kemajuan.
·
Agama mempunyai
pengaruh kepada ekonomi dan sistem politik.
Berkaitan dengan fungsi agama untuk
meningkatkan kesejahteraan, ketika fungsi agama tersebut berjalan dengan baik,
pasti kesejahteraan dan keteraturan dalam bermasyarakat terwujudkan. Namun,
banyaknya penyimpangan-penyimpangan membuat agama dipersalahgunakan untuk
kepentingan politik dan juga ekonomi. Adanya kesejahteraan pasti akan membuat
suatu kedamaian tanpa adanya diskiriminasi, tanpa adanya konflik dan tekanan.
3.
Agama Kristen
Agama Kristen adalah sebuah kepercayaan yang
berdasar pada ajaran, hidup, sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus Kristus.
Sehingga agama Kristen meyakini Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat.
Agama Kristen sudah mendapat pengakuannya sebagai agama, dalam hal ini agama
Kristen sudah ada legalasi hukumnya.
Ciri khas agama Kristen:
1.
Memegang satu
kitab suci, yaitu Alkitab sebagai pedoman dan sumber kehidupan.
2.
Mengenal dan
menggunakan symbol-simbol Agama Kristen, seperti tanda salib, lilin, roti,
anggur, dsb.
3.
Adanya sakramen
perjamuan kudus dan baptis.
4.
Mengajarkan
keselamatan di dalam Kristus, Anugerah dari Allah, dan pemberian dari Allah
5. Gaya hidup orang
Kristen mengajarkan kasih, kedamaian di dalam Tuhan, kedamaian terharap sesama
manusia sebagai buah dari roh.
6.
Merayakan hari
raya Natal pada tanggal 25 Desember, dan perayaan paskah.
7.
Beribadah pada
hari minggu. Pembacaan firman Tuhan atau khotbah dipimpin oleh seorang pendeta.
No comments:
Post a Comment