IPTEK merupakan akronim dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Ilmu pengetahuan terdiri atas dua kata, yaitu ilmu dan pengetahuan. Ilmu merupakan suatu pengetahuan, dan pengetahuan merupakan sesuatu yang diketahui. Jadi, ilmu pengetahuan merupakan gabungan berbagai pengetahuan yang dipelajari dan disusun secara logis dan bersistem. Perkembangan pengetahuan dipengaruhi oleh ilmu. Ilmu pengetahuan dibangun berdasarkan metode yang bersifat objektif yang mengikuti kaidah ilmiah. Ilmu pengetahuan juga bersifat dinamis, artinya pengetahuan terus berkembang mengikuti perkembangan zaman. Sedangkan teknologi merupakan aplikasi dari ilmu pengetahuan yang terorganisir. Teknologi merupakan suatu metode untuk mencapai tujuan praktis melalui ilmu pengetahuan terapan. Fungsi umum teknologi adalah untuk memudahkan kehidupan manusia, yang memungkinkan untuk meningkatkan standar kehidupan, meningkatkan kesehatan, dan komunikasi yang lebih baik dan mudah. Teknologi dianggap dapat meningkatkan kesejahteraan manusia.
Pada dasarnya,
teknologi dibuat dengan tujuan untuk memudahkan pekerjaan manusia. Namun, pada
kenyataannya, penggunaan teknologi dapat juga menyusahkan manusia. Teknologi
sangat berkembang hampir disegala bidang kehidupan manusia. Hal ini berarti
bahwa, teknologi sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini
adalah dampak positif dan negative dari IPTEK di berbagai bidang:
1)
Bidang Informasi
dan Komunikasi
·
Dampak positif
IPTEK di bidang ini adalah memudahkan dan mempercepat manusia dalam mendapatkan
informasi dan berkomunikasi.
·
Dampak negative
IPTEK di bidang ini adalah adanya penyalahgunaan informasi dan jaringan
komunikasi, serta semakin cepat dan mudahnya penyebaran hoax melalui media
sosial.
2)
Bidang
Pendidikan
·
Dampak
positifnya pada bidang ini adalah semakin banyaknya sumber dan metode-metode
ilmu pengetahuan. Jika dulu ilmu di dapatkan hanya melalui guru/dosen, dan
buku. Sekarang banyak metode dan sumber ilmu, contohnya melalui internet,
jurnal online, audio books, youtube, video pembelajaran seperti zenius,
ruangguru atau quipper.
·
Dampak
negatifnya pada bidang ini adalah adanya penyalahgunaan pengetahuan yang
disebarkan secara bebas di internet untuk melakukan tindakan kriminal.
Misalnya, ada orang yang mnegupload cara merakit bom di youtube, dan video
tersebut disalahgunakan untuk kejahatan criminal.
3)
Bidang Ekonomi
dan Industri
·
Dampak positif:
Adanya industrilisasi menyebabkan produktivitas meningkat. Akibat dari
meningkatnya produktivitas adalah meningkatnya pertumbuhan ekonomi, sehingga
kesejahteraan manusia semakin meningkat pula. Adanya persaingan dalam dunia
pekerjaan juga dapat memotivasi manusia untuk melakukan pekerjaannya dengan
baik, serta memperdalam ilmunya.
·
Dampak negative:
Semakin banyaknya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai
kualifikasi yang dibutuhkan.
4)
Bidang
Transportasi
·
Dampak Positif:
Semakin banyaknya transportasi yang dapat digunakan untuk berpergian, sehingga
dapat efisien dan efektif dalam waktu, tenaga, dan biaya.
·
Dampak negative:
Menyebabkan polusi dan pencemaran udara, sehingga mengurangi kenyamanan dan
dapat menganggu kesehatan setiap pengguna jalan. Selain itu, dapat meningkatkan
kecelakaan lalu lintas.
5)
Bidang Sosial
dan Budaya
·
Dampak Positif:
Semakin mudahnya dalam mengetahui dan menyebarkan budaya yang ada di Indonesia
atau di daerah masing-masing, guna melestarikan budaya yang ada.
·
Dampak Negatif:
Adanya kesenjangan sosial antara yang dapat mengikuti teknologi, dan yang tidak
dapat mengikuti perkembangan teknologi. Kesenjangan sosial ini akan menimbulkan
perubahan tata nilai dan pola interaksi antar manusia. Hal ini akan
meningkatkan tindakan kriminalitas dalam kehidupan bermasyarakat.
6)
Bidang Politik
·
Dampak Positif:
Adanya kebebasan dalam berpolitik, dan mengeluarkan pendapat menjadi lebih
besar. Semakin banyaknya kerja sama antarnegara dalam bidang politik.
·
Dampak Negatif:
Adanya penggunaan persenjataan untuk memperoleh kekuasaan dan kekayaan. Hal ini
dapat menjadi ancaman disintegrasi bangsa dan negara yang menggoyahkan NKRI.
7)
Bidang Sumber
Daya Alam dan Lingkungan
·
Dampak Positif:
Adanya penggunaan teknologi pada sawah, sehingga efesien dan efektif.
Penggunaan teknologi PLTA, teknologi pembuatan minyak bumi dari batu bara. Dan
semakin berkembangnya pembangunan tata kota sehingga pembangunan semakin
tertata dan teratur.
·
Dampak Negatif:
Terjadinya kemerosotan kualitas dan kuantitas SDA. Berbagai praktik eksploitasi
SDA yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan diri sendiri. Misalnya,
penggundulan hutan untuk membuka lahan baru tanpa adanya penghijauan. Lalu,
semakin banyaknya pencemaran dan polusi lingkungan oleh limbah dan bahan-bahan
berbahaya. Akibatnya terjadi pemanasan global, perubahan iklim yang berdampak
pada menipisnya lapisan ozon.
8)
Bidang Kesehatan
·
Dampak Positif:
Ditemukannya alat-alat canggih di bidang kedokteran dalam penanganan pasien.
Misalnya ditemukannya alat X-Ray, antibiotik, obat bius, dll.
·
Dampak Negatif:
Adanya sikap ketergantungan pada IPTEK sehingga berpengaruh terhadap kesehatan.
Contohnya, akibat dari pencemaran lingkungan dapat menyebabkan penyakit. Adanya
sikap ketergantungan gadget, dapat menganggu kesehatan manusia (misalnya kurang
tidur karena insomnia, atau terlalu banyak menonton dan main game dapat merusak
mata karena radiasi hp, atau juga meningkatkan risiko kanker).
Pandangan IPTEK
yang Kristiani
Dalam Keluaran 36:1, “…, dan setiap orang yang ahli,
yang telah dikaruniai TUHAN keahlian dan pengertian, sehingga ia tahu melakukan
segala macam pekerjaan untuk mendirikan tempat kudus, tepat menurut yang
diperintahkan TUHAN.”
·
Dalam Keluaran
36:1, diartikan bahwa karunia keahlian dan pengertian diberikan oleh Allah
untuk Allah pula. Allah adalah sumber pengetahuan dan keahlian. Dan pengetahuan
dan keahlian yang diberikan oleh Tuhan itu harus dipergunakan untuk kemuliaan
TUHAN juga, sesuai dengan pengajaran nilai-nilai Kristiani demi kesejahteraan
manusia yang berdasar pada Allah.
·
Dalam Kejadian
1:28, manusia ditugaskan Allah untuk memenuhi bumi dan menaklukkan bumi. Dalam
persprektif Kristen, teknologi merupakan peluang untuk mewujudkan keselamatan
yang telah dinyatakan dalam Kristus. Allah menghendaki manusia hidup sejahtera,
sehingga Allah memberikan karunia akal budi dalam mengembangkan kehidupannya.
·
Dalam Amsal
1:5-7, juga dijelaskan bahwa kita harus bersikap peduli terhadap IPTEK yang
berkembang. Karena, mengikuti perkembangan IPTEK merupakan suatu tugas, dan
kita harus mensyukuri karunia yang telah Tuhan berikan. Menjauhi dan menolak
IPTEK artinya sama dengan menolak Firman Tuhan dan pemberian Tuhan.
Pembuktian penggunaan IPTEK dalam Alkitab:
1)
Nuh atas
perintah Allah membuat kapal berdasarkan desain Allah (Kejadian 6:14-15)
2)
Musa
diperintahkan untuk mendirikan Kemah Suci berdasarkan desain Allah (Keluaran
25)
3)
Salomo membangun
bait suci dan istana kerajaan Israel (1 Raja-Raja 7-8)
Pembuktian Penyalahgunaan IPTEK dalam Alkitab
1)
Allah
mengacaubalaukan anak-anak dan keturunan Nuh ketika mereka mendirikan Menara
Babel untuk membesarkan diri sendiri atau mencari nama dan ingin menyamai Allah
(Kejadian 11:1-9)
2)
Keindahan,
kemewahan, dan gemerlap Istana Salomo menyebabkan Ia memiliki banyak wanita
asing yang menjadi pintu masuknya penyembahan berhala. (1 Raja-raja 11:1-13)
3)
Bait Suci
disalahgunakan bukan untuk beribadah kepada Tuhan, tetapi untuk arena
perdagangan dan perekonomian (komersil), Tuhan Yesus menentang itu dan
memporak-porandakan kegiatan mereka. (Yohanes 2:16)
Pengguna IPTEK
yang Kristiani
1)
Tidak dapat
terlalu optimis dan mengagung-agungkan teknologi sebagai penyelamat, karena
hanya Tuhan yang dapat menyelamatkan. Jangan terlalu optimis, dan juga pesimis.
Kita sebagai manusia yang telah diberikan oleh Allah karunia untuk berpikir
dengan akal dan budi, harus mensyukuri dan menggunakan karunia yang diberikan
untuk kepentingan Allah pula. Berpikir dengan menggunakan nalar dan akal sehat,
serta bersikap kritis terhadap perkembangan IPTEK, memilah saat harus
menggunakan IPTEK dan tidak harus menggunakan IPTEK. Contohnya, disaat kumpul
bersama teman atau keluarga, harus ada qualitytime bersama, sehingga adanya
kumpul yang berkualitas. Bukan sekedar kumpul dan kemudian asik sendiri dengan
gadgetnya.
2)
Adanya jaminan
bahwa harkat dan martabat manusia dijunjung tinggi, termasuk pemenuhan
kebutuhan hidupnya.
3)
Adanya jaminan
terhadap kelestarian alam.
4)
Adanya jaminan
keadilan sosial dari hasil teknologi tersebut, sehingga tidak terjadi
kesenjangan sosial yang begitu jauh (meminimalisir tindak kriminalitas).
No comments:
Post a Comment